Eloktenan's Blog

Membaca, melihat, merasa, mendiskusikannya bersama elok

Saya Bosan Bila Hanya Berkhayal

Seperti tulisan saya sebelumnya, mengkhayal adalah kenikmatan tingkat tinggi dengan privilege serasa di area VVIP
Tetapi konon mengkhayal tidak ubahnya sebuah gambar maya yang sia-sia tanpa makna jika kehadirannya sebatas mengisi ruang kosong tanpa daya untuk mewujudkannya

Baca entri selengkapnya »

Jangan Urusin Cita-cita Gue, Please,….

“Aku nggak mau Akuntansi aku pengen dekave (DKV; Desain Komunikasi Visual), pleaseeeeee….”

 “ Tante, bilangin donk sama Ayah, jangan terlalu urusin cita-cita gue , please….”

 “ Ya tante ya?…ya..?..ya? ..please….”  Baca entri selengkapnya »

Bapakku Jenius Meski Tak Lulus SMA

Di suatu siang, seorang teman, katakanlah namanya Kuntum, mengatakan ini pada saya;

 

“Saya tidak habis pikir, apa yang dilakukan kedua orang tua saya, waktu saya kecil dulu, rasanya mereka jarang melarang, tapi cukup membuat saya untuk tidak berbuat yang terlarang, rasanya mereka jarang khawatir, tapi cukup membuat saya untuk tidak berbuat yang menghawatirkan”

 

“he2…” sahut saya, menjadi pendengar setia

 

Baca entri selengkapnya »

Kepepet itu juga indah !

“ Waktu itu saya sedang mentraktir pacar saya makan bareng, eh nggak taunya duitnya kurang, duch untungggg… aja ada handphone saya, saya tawarin temen untuk beli pulsa elektronik ke saya, pulsa saya transfer dan temen saya tinggal bayar via mobile banking, jadi dech saya ke kasir bayar traktiran pake debit card” he2….

Kira-kira begitulah kalimat yang saya dengar dari seorang ABG, di salah satu iklan yang diputar di radio. Baca entri selengkapnya »

Buta Esensi

Teman, terasakah olehmu, sama seperti saya?

Saya dalam beberapa hal terjebak dalam bahasan atau kegiatan yang tidak menomorsatukan esensi atau hakikat atau inti atau hal yang pokok.

Ya dengan malu saya akui. Sejujurnya rasa itu bersumber dari segala arah, maksudnya, bisa orang lain yang tidak sadar esensi dan saya merasakannya atau sebaliknya saya yang tidak paham esensi sehingga orang lain yang kena imbasnya. Baca entri selengkapnya »

Arisan Sapi

Masih lekat di ingatan, aku memakai baju rapi jali, tapi aku benci setengah mati. Ya benci karena baju itu serupa rok yang dipakai putri-putri yang biasa aku lihat di buku dongeng, terlalu rapi, penuh renda dan bahan yang tidak menyerap keringat, hah,,, pokoknya aku gerah, aku lebih bersyukur bila diperbolehkan mengenakan kaos oblong pujaanku dan jeans atau jika terpaksa harus rok, minimal yang berbahan katun dan tidak berlengan panjang, satu lagi, tidak pakai sepatu dan kaos kaki, tetapi sepatu sandal Bata andalanku, ah leganya….

Tapi mana mungkin nenekku merelakannya!
Baca entri selengkapnya »

Dua Puluh Lima Juta Rupiah

Lagi-lagi masalah komunikasi, niat baik, hati nurani, kepekaan sosial atau apalah segudang istilah lainnya yang lebih tepat menjadi ungkapan, sehingga menimbulkan keresahan seorang anak manusia, Fitria namanya.
Baca entri selengkapnya »